Mengapa AC Mengeluarkan Bau Kimia dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
- Februari 27, 2025
- Posted by: hvacr
- Category: Blog

Kontraktor HVAC – Pernahkah Anda merasakan bau aneh atau bahkan bau kimia yang tercium dari AC rumah atau kantor Anda? Jika iya, Anda tidak sendirian. Masalah ini cukup umum terjadi, dan meskipun bau kimia bisa mengganggu kenyamanan, banyak pemilik AC yang tidak menyadari penyebabnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa AC mengeluarkan bau kimia, apa saja faktor penyebabnya, serta bagaimana cara mengatasi masalah ini dengan efektif. Kami juga akan membahas pentingnya peran kontraktor HVAC dalam pemeliharaan sistem AC Anda.Air Conditioner (AC) adalah perangkat penting yang membantu menjaga kenyamanan suhu di dalam ruangan. Namun, jika AC mulai mengeluarkan bau kimia yang tidak biasa, ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem pendingin tersebut. Bau kimia yang keluar dari AC bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kebocoran zat pendingin hingga adanya komponen yang terbakar di dalam unit.
Penyebab AC Mengeluarkan Bau Kimia
Ada beberapa penyebab utama mengapa AC bisa mengeluarkan bau kimia yang tidak sedap. Memahami penyebabnya akan membantu Anda menentukan langkah yang tepat untuk mengatasinya.
1. Kebocoran Freon
Freon adalah zat pendingin yang digunakan dalam sistem AC untuk menurunkan suhu udara. Jika terjadi kebocoran pada sistem freon, gas yang bocor dapat menciptakan bau kimia yang tajam dan menyengat, sering kali digambarkan seperti bau manis atau bau seperti chloroform.
Bahaya Kebocoran Freon
- Dapat menyebabkan pusing, mual, dan gangguan pernapasan jika terhirup dalam jumlah besar.
- Mengurangi efisiensi kerja AC sehingga pendinginan tidak maksimal.
- Berisiko merusak kompresor AC jika dibiarkan terlalu lama.
2. Komponen Elektronik Terbakar
Jika ada bau seperti plastik atau karet terbakar, kemungkinan ada masalah pada komponen listrik di dalam AC, seperti kapasitor, kabel, atau modul kontrol yang mengalami panas berlebih atau korsleting.
Bahaya Komponen Terbakar
- Berpotensi menyebabkan kebakaran jika tidak segera diperbaiki.
- Bisa merusak sistem kelistrikan dalam AC dan memperpendek umur perangkat.
3. Pembersih atau Pelumas Berlebih di Dalam AC
Jika AC baru saja diservis atau dibersihkan, bau kimia bisa berasal dari residu cairan pembersih atau pelumas yang belum menguap sempurna. Adapun solusiuntukj mengatasinya adalah Pastikan AC dibiarkan menyala dalam mode fan selama beberapa jam setelah dibersihkan agar bau cepat menghilang. Jika bau masih bertahan, minta bantuan kontraktor HVAC dari Hvacr Nusantara untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
4. Filter Udara Kotor atau Terpapar Bahan Kimia

Filter udara yang jarang dibersihkan bisa menjadi tempat menumpuknya debu, jamur, dan partikel kimia dari lingkungan sekitar. Jika filter menyerap asap rokok, bahan pembersih, atau zat kimia lainnya, bau tersebut bisa ikut tersebar saat AC dinyalakan. Adapun masalah untuk mengatasi masalah adalah Bersihkan atau ganti filter udara secara rutin setiap 1–3 bulan, hindari menggunakan bahan kimia berbasis aerosol di dekat AC. Gunakan jasa pembersihan AC profesional dari Hvacr Nusantara untuk memastikan filter udara selalu bersih.
5. Kerusakan pada Evaporator atau Kondensor

Komponen evaporator dan kondensor yang kotor atau rusak bisa menyebabkan pertumbuhan jamur dan bakteri, yang mengeluarkan bau tidak sedap, termasuk bau kimia yang tajam.
Baca juga : Solusi untuk AC yang Tidak Bisa Diatur Mode Cool-nya
Cara Mencegah AC Mengeluarkan Bau Kimia
Untuk menghindari masalah ini di masa mendatang, lakukan beberapa langkah berikut:
- Lakukan perawatan rutin – Bersihkan filter udara, evaporator, dan kondensor minimal setiap 3 bulan sekali.
- Gunakan layanan servis profesional – Jangan sembarangan menggunakan teknisi AC yang kurang berpengalaman. Pastikan memilih kontraktor HVAC yang terpercaya seperti Hvacr Nusantara.
- Pastikan ventilasi ruangan baik – Hindari menempatkan AC di ruangan tertutup yang kurang memiliki sirkulasi udara.
- Gunakan AC sesuai petunjuk pemakaian – Hindari penggunaan bahan kimia berbahaya di sekitar AC dan pastikan sistem kelistrikan AC bekerja dengan baik.
Ketika AC Anda mulai mengeluarkan bau kimia, segera lakukan tindakan sebelum masalah semakin parah. Jangan mencoba memperbaiki sendiri jika tidak memiliki pengalaman, karena dapat menyebabkan kerusakan lebih besar atau membahayakan keselamatan Anda. Hvacr Nusantara adalah kontraktor HVAC profesional yang memiliki tim teknisi berpengalaman dalam menangani berbagai masalah AC, termasuk kebocoran freon, kerusakan komponen, hingga pembersihan sistem pendingin secara menyeluruh.
Yuk, Konsultasikan permasalahan AC anda dengan teknisi atau ahli pendingin untuk memilih AC dengan kapasitas yang sesuai dengan ukuran ruangan. Anda dapat menghubungi segera tempat Service AC di HVACR Nusantara. HVACR Nusantara yang cepat tanggap dalam keluhan – keluhan permasalahan AC yang anda alami di rumah maupun di kantor. Anda juga bisa mendapat pelayanan yang primadona dengan biaya terjangkau dan ada garansinya, hanya di HVACR Nusantara. Segera hubungi melalui Whatshapp +628116178800.